Cara Merawat Printer Yang Menggunakan Infus

ARENALAPTOP.COM —  Cara Merawat Printer Yang Menggunakan Infus. Pada artikel sebelumnya kita sudah membahas mengenai tips memilih printer dengan sistem infus degan baik dan benar. Dari artikel tersebut kita juga sedikit lebih tahu mengenai kekurangan dan kelebihan dari printer yang menggunakan sistem infus. Tetapi kali ini saya terlebih dahulu akan sedikit menambah beberapa point mengenai kelebihan dan kekurangan printer infus yang belum sempat saya utarakan pada postingan sebelumnya. Oke langsung saja kita bahas mengenai kelebihan yang ada pada printer infus, berikut ulasannya :

Keuntungan Printer Infus :

  • Mudah dalam pengisian ulang tinta, karena tempat tinta berada di luar dari printer, sehingga tidak perlu membongkar atau melepas catridge printer untuk menambah tinta.
  • Biaya tinta lebih hemat. Tabung tinta printer infus umunya berkapasitas sekitar 100 ml, bandigkan dengan yang menggunakan sistem suntik, isi tinta dalam catridge hanya sekitar 10 ml saja. Dengan demikian kita hanya perlu membeli tinta yang dalam bentuk botol untuk isi ulang tinta printer infus yang kita miliki.
  • Cepat dalam mengetahui kondisi tinta yang mulai sedikit. Hal ini karena tabung tinta infus bentuknya transparant sehingga akan sangat memudahkan kita dalam memonitor seberapa banyak tinta yang masih ada. Sehingga tidak perlu menunggu hingga tinta kering untuk mengisinya.
  • Catridge akan menjadi lebih awet, dikarenakan jarang untuk dilepas pasang, sehingga kemungkinan rusaknya akan menjadi minim.

Kelemahan Printer Infus :

  • Selang infus dapat mengalami “masuk angin” yaitu kondisi dimana ada rongga udara pada saluran dari tabung tinta ke catridge.
  • Bila printer infus yang kita beli merupakan hasil modifikasi, dan bukan merupakan produk asli dari produsen printer langsung, dapat menyebabkan hilangnya garansi printer. Karena kondisi printer sudah tidak original.
  • Jarang menggunakan printer dapat menyebabkan catridge atau bahkan head print menjadi mudah rusak. Hal ini disebabkan karena tinta yang mengendap atau mungkin mengering pada bagian selang infus dan juga head printnya.
  • Jika tidak dirawat dengan baik, maka printer menjadi sering bermasalah.

 

Karena cukup banyak kelemahan yang dimiliki, maka kita juga harus memberikan perawatan extra untuk menghindari masalah yang dapat ditimbulkan. Dan juga untuk meminimalisir kerusakan perangkat yang dapat ditimbulkan. Nah, kali ini saya akan membagikan sedikit tips yang saya tahu mengenai cara merawat printer dengan sistem infus. Tenang saja, karena tips yang akan saya bagikan terbilang cukup mudah dipraktikkan. Langsung saja kita simak bersama satu demi satu tipsnya :

Cara Merawat Printer Infus

 

  1. Sejajarkan Tabung Infus Dengan Head Print

  2. Gunanya adalah memudahkan head print dalam menarik tinta dari tabung infus. Jika tabung infus diletakkan terlalu dibawah dari posisi head print maka pengambilan tinta menjadi terlalu susah. Atau juga sebaliknya, jika tabung infus diletakkan terlalu tinggi dari posisi head print akan menyebabkan tinta membanjiri catridge, dengan demikian dapat menyebabkan melubernya tinta pada head print.

     

  3. Lakukan Cleaning Untuk Menjaga Kualitas Cetak

  4. Sebelum melakukan cleaning, check terlebih dahulu apakah semu warna tinta dapat keluar dengan baik yaitu dengan menggunakan nozzle check. Apabila hasil yang didapat kurang maksimal, maka dapat melakukan cleaning atau deep cleaning satu atau dua kali untuk mengatasinya.

     

  5. Jangan Lakukan Cleaning Terlalu Sering

  6. Cleaning yang terlalu sering dapat mengakibatkan penuhnya tempat penampungan tinta buangan yang ada pada printer. Jika tempat pembuangan tinta penuh, biasannya akan muncul pesan error Absorber Full. Absorber tinta pada printer, bentuknya seperti spons berbentuk persegi panjang yang biasanya lagsung terhubung dengan selang pembuangan. Bila absorber printer penuh, dapat menggantinya dengan yang baru, atau dapat mengeringkan tintanya dengan terlebih dahulu membongkar printer tersebut.

     

  7. Perhatikan Status Tinta

  8. Terkadang akan terdapat pesan bahwa tinta kosong, padahal sebenarnya tinta dalam tabung masih terisi banyak. Jangan panik jika menjumpai hal yang demikian, karena monitoring tinta pada catridge bukan berbasis banyaknya tinta yang ada tetapi berbasiskan counter kertas yang diprint. Abaikan saja jika pesan seperti itu muncul.

     

  9. Jangan Tunggu Tinta Habis

  10. Isi ulang atau tambah lagi tinta yang mulai menipis, misalnya jika kondisi tinta pada tabung tinggal 1/4.

     

  11. Gunakan Printer Secara Rutin

  12. Printer yang digunakan secara rutin dapat menjaga kualitas mesinnya, dengan demikian komponen yang ada didalamnya pun dapat terjaga dengan baik kinerjanya. Lakukan proses print sekurang – kurangnya 3 hari sekali.

     

  13. Kunci Infus Setelah Menggunakan

  14. Setelah seleai menggunakan printer infus, sebaiknya selang infusnya dikunci supaya tinta tidak terus menerus mengalir ke catridge dan menyebabkan catridge banjir.

 

Cukup mudah bukan tips yang saya berikan tadi, semua yang dilakukan tadi supaya printer menjadi lebih awet dan tentunya tidak sering muncul masalah saat penggunaan. Sekian dulu artikel yang dapat saya bagikan, semoga dapat bermanfaat. Nanti kita sambung lagi di artikel – artikel yang lebih menarik lagi. Jangan bosan mengunjungi Arena Laptop yaa, Daa sampai jumpa :D.

BACA  Jaman Makin Cerdas, Pake HP Cerdas, Belanja Juga Cerdas

Riko Rahmanto

Saya misterius.

Tinggalkan jejak gan